Bacakan Nota Pembelaan, Ahok Menangis (Video)

Terdakwa kasus penistaan agama, Gubernur non akrif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menangis saat membacakan nota pembelaan (eksepsi) terha...

Terdakwa kasus penistaan agama, Gubernur non akrif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menangis saat membacakan nota pembelaan (eksepsi) terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Air mata dan suara haru tampak keluar dari orang nomor satu di Jakarta ini.
Dalam ruang sidang, Ahok membacakan satu buku karyanya yang berjudul “Berlindung Dibalik Ayat Suci” ditulis pada tahun 2008.
Dikatakan Ahok, sejak dirinya terjum ke dunia politik, menjadi anggota partai baru, menjadi ketua cabang, melakukan verifikasi, sampai mengikuti Pemilu, kampanye pemilihan Bupati, bahkan sampai Gubernur, ada ayat yang disebut memecah belah rakyat. Tujuannya untuk memuluskan jalan meraih puncak kekuasaan oleh oknum yang kerasukan “roh kolonialisme”.
“Ayat ini sengaja disebarkan oleh oknum-oknum elit, karena tidak bisa bersaing dengan visi misi program, dan integritas pribadinya. Mereka berusaha berlindung dibalik ayat-ayat suci itu, agar rakyat dengan konsep “seiman” memilihnya,” ucap Ahok di eks Gedung Pengadilan Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Selasa (13/12/2016).
Lanjut Ahok, banyak elite politik yang berlindung dibalik ayat suci agama Islam, khususnya surat Al-Maidah ayat 51.
Isinya, melarang rakyat, menjadikan kaum Nasrani dan Yahudi menjadi pemimpin mereka
“Intinya, mereka mengajak agar memilih pemimpin dari kaum yang seiman,” ucap Ahok sembari meneteskan air mata.
Banyak orang, lanjut Ahok, yang mempergunakan alat ini untuk tidak memilihnya, apalagi menjelang Pilgub 2017 ini.
“Saya tidak tahu apa yang digunakan oknum elit di Bali yang beragama Hindu, atau yang beragama Budha. Tetapi saya berkeyakinan, intinya, pasti, jangan memilih yang beragama lain atau suku lain atau golongan lain, apalagi yang ras nya lain,” ungkapnya.
“Mungkin, ada yang lebih kasar lagi, pilihlah yang sesama kita manusia, yang lain bukan, karena dianggap kafir, atau najis, atau binatang,” tambahnya
Oleh sebab itu, ia yakin banyak lawan politiknya yang mempergunakan ayat itu untuk tak memilih dirinya kelak.
Sebelumnya diketahui, sidang perdana penistaan agama Islam yang dilakukan oleh Gubernur non aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah digelar di Pengadilan Jakarta Pusat.

COMMENTS

Name

Aksi,15,Anies,3,Bisnis,1,Budaya,2,Ekonomi,3,Event,3,Filantropi,1,Hukum,8,Inspirasi,2,internasional,6,Jakarta,4,Jokowi,1,Kajian,1,Kanisius,2,Kemanusiaan,2,Kemerdekaan,1,Kisah,1,komunitas,7,Lembaga,4,Mahasiswa,1,Media,1,Mualaf,2,myanmar,1,Nasional,7,Negara,2,New,38,Pemuda,1,Pendapat,39,Pendidikan,3,Penistaan Quran,1,Politik,15,Pro Kontra,2,Rohingnya,4,Rohingya,5,Sejarah,1,siaranpers,3,sinergi,1,Sosial,3,Tekno,1,Telekomunikasi,1,Video,7,
ltr
item
DETAK NEWS: Bacakan Nota Pembelaan, Ahok Menangis (Video)
Bacakan Nota Pembelaan, Ahok Menangis (Video)
https://i.ytimg.com/vi/kcZChAefH3E/hqdefault.jpg
https://i.ytimg.com/vi/kcZChAefH3E/default.jpg
DETAK NEWS
http://www.detak-news.com/2016/12/bacakan-nota-pembelaan-ahok-menangis.html
http://www.detak-news.com/
http://www.detak-news.com/
http://www.detak-news.com/2016/12/bacakan-nota-pembelaan-ahok-menangis.html
true
6289701224940475576
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy