Rohingya Saudara Kita

Oleh: Tengku Zulkarnain Bagaimana kumpulan masyarakat yang sudah ratusan tahun hidup dan berkembang di satu negeri, pernah memiliki kerajaa...

Oleh: Tengku Zulkarnain

Bagaimana kumpulan masyarakat yang sudah ratusan tahun hidup dan berkembang di satu negeri, pernah memiliki kerajaan besar, ikut berjuang melawan penjajahan di negaranya, kemudian diusir sedemikian rupa berulang ulang dan berulang ulang dengan disertai pembunuhan sadis dan pemerkosaan serta penyiksaan terhadap anak anak balita di luar akal sehat manusia modern? Masyarakat manakah itu? Rohingya namanya. Negeri ini sedang mengalaminya dan di tonton oleh seluruh mata dunia.

Paus, pimpinan tertinggi umat Katolik dunia  menyatakan bahwa masyarakat Rohingya mengalami tragedi itu hanya karena mereka menganut agama berbeda dengan Penduduk Mayoritas Myanmar!
Anehnya,  para Tokoh Budha di Indonesia mendadak koor serentak mengatakan peristiwa itu tidak terkait AGAMA.
Satu pernyataan"bodoh" yang timbul dari sikap "pengecut" dan "curang". Semua mata dan hati nurani yang jernih telah melihat bahwa yang dibantai semuanya adalah kaum muslimin yang jelas jelas menganut Agama Islam. Sedangkan para pembantainya adalah semuanya Penganut Agama Budha. Tidak ada satupun yang beragama selain Budha. Para Bhiksu dengan memakai jubah khas pendeta Budha bahkan aktif ikut membantai pula.

Paus bukan orang bodoh yang lancang dalam berucap. Beliau tokoh besar Dunia. Apalagi saat berucap yang menyangkut nyawa dan kemanusiaan serta keadilan.

Wahai para tokoh Budha Indonesia marilah bertindak jujur walau anda saat ini ketakutan. Lebih baik katakan dengan jujur bahwa tragedi itu memang dilakukan oleh para penganut agama Budha Myanmar. Tapi mereka melakukannya bukan atas nama kami semua Penganut Budha. Dan perbuatan mereka itu bukanlah ajaran Budha yang mulia. Rasanya ini lebih menghibur dan gentlemen daripada "ngeles" yang membuat hati bertambah perih dan dongkol saja. Kemudian salurkan bantuan nyata sebagai bukti bahwa anda semua bukan di pihak Myanmar Budha sang pembantai.

Bapak Presiden RI yang terhormat. Sungguh perbuatan Myanmar Budha telah melanggar hak asasi manusia. Amanat Pembukaan UUD 1945 mesti Bapak Presiden jalankan. Jangan hanya membantu makanan, minuman, dan obat obatan, karena mereka yang terbunuh di Myanmar sama sekali tidak butuh itu semuanya. Tolong panggil Duta Besar Negara Budha Myanmar. Usir dia pergi dari negara NKRI karena kita negara besar yang cinta damai dan turut aktif menciptakan perdamaian dunia. Jangan dengarkan bisikan manusia atau anggota Partai yang tidak mengerti pembukaan UUD 1945 yang mengatakan Bapak dan NKRI jangan ikut campur urusan negara orang. Ini bukan sekedar urusan negara orang, tapi menyangkut urusan nyawa manusia, terutama umat Islam, yang seagama dengan Bapak.

Kepada masyarakat Islam Indonesia saya meminta mari kita panjatkan doa dan qunut nazilah. Kirimkan obat obatan dan makanan. Jika mampu kirimkan manusia manusia kuat yang perkasa dan senjata senjata untuk menghentikan kebiadaban Myanmar Budha. Keadilan terkadang memang mesti dipaksakan kepada manusia manusia zholim di manapun berada.

Catat nama para Anggota DPR, tokoh masyarakat, Partai Politik yang berbicara MINOR tentang kezhaliman ini dan "kucilkan" mereka pada Pemilu dan singkirkan mereka dari panggung politik Indonesia, karena sesungguhnya mereka tidak paham tujuan NKRI yang telah dituliskan para pendiri negara ini di UUD 1945, Konsitusi kita itu. Malu dan bahaya mengamanatkan negara besar ini kepada manusia manusia berjiwa kerdil seperti mereka.

Semoga Allah bebaskan segera negeri Rakhine dan masyarakat Muslim Rohingya.

Aamiin......
(Mina, 13 Dzulhijjah 1438 H)

COMMENTS

Name

Aksi,15,Anies,3,Bisnis,1,Budaya,2,Ekonomi,3,Event,3,Filantropi,1,Hukum,8,Inspirasi,2,internasional,6,Jakarta,4,Jokowi,1,Kajian,1,Kanisius,2,Kemanusiaan,2,Kemerdekaan,1,Kisah,1,komunitas,7,Lembaga,4,Mahasiswa,1,Media,1,Mualaf,2,myanmar,1,Nasional,7,Negara,2,New,38,Pemuda,1,Pendapat,39,Pendidikan,3,Penistaan Quran,1,Politik,15,Pro Kontra,2,Rohingnya,4,Rohingya,5,Sejarah,1,siaranpers,3,sinergi,1,Sosial,3,Tekno,1,Telekomunikasi,1,Video,7,
ltr
item
DETAK NEWS: Rohingya Saudara Kita
Rohingya Saudara Kita
https://lh3.googleusercontent.com/-eKfioGT40RA/Wa9sHthbWPI/AAAAAAAAef4/x8H05iuts_oct9eUG__jzMmN6Sev-IcGQCHMYCw/s640/IMG-20170905-WA0025.jpg
https://lh3.googleusercontent.com/-eKfioGT40RA/Wa9sHthbWPI/AAAAAAAAef4/x8H05iuts_oct9eUG__jzMmN6Sev-IcGQCHMYCw/s72-c/IMG-20170905-WA0025.jpg
DETAK NEWS
http://www.detak-news.com/2017/09/rohingya-saudara-kita.html
http://www.detak-news.com/
http://www.detak-news.com/
http://www.detak-news.com/2017/09/rohingya-saudara-kita.html
true
6289701224940475576
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy